Analisa Lagu Jatuh Hati Raisa
Sudah sering sekali kita mendengar lagu Raisa baik di
playlist handphone, radio, bahkan televisi. Tak jarang ketika mendengar lagu
Raisa, kita menjadi “baper” karena mempunyai makna yang dalam di setiap
liriknya ditambah suara Raisa yang sangat lembut. Kali ini saya akan membahas
lagu Jatuh Hati yang dipopulerkan oleh Raisa pada tahun 2015 sedangkan albumnya
sendiri yang bernama “Handmade” liris
tahun 2016. Lagu Jatuh Hati merupakan single utama dalam album “Handmade” ini. Dalam tajuk berita on-line suara.com Raisa mengatakan bahwa
lagu Jatuh Hati ini ia ciptakan berdasarkan pengalaman pribadinya. Ia juga
mengatakan bahwa jatuh cinta itu ada
rasa posesif ingin memiliki, tetapi kalau jatuh hati tidak harus memiliki.
Berikut merupakan penggalan lagu yang akan saya review berdasarkan interpretasi
saya.
”Ada ruang hatiku yang
kau temukan. Sempat aku lupakan kini kau
sentuh. Aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati.”
Bait ini menggambarkan
seseorang yang hatinya hampa, tetapi akhirnya ia menemukan sosok yang mampu
menyentuh hatinya. Ia mengagumi sosok orang ini.
“Ku terpikat pada
tuturmu aku tersihir jiwamu”
Penggalan lirik ini
memperlihatkan seseorang ini yang benar-benar terpikat dengan kharisma dari
sosok yang ia kagumi. Tutur katanya benar-benar membuat orang itu tergila-gila
saat mendengarnya.
“Ku tak harus
memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu”
Lirik ini
menggambarkan bahwa ia tidak terobsesi untuk memiliki sosok ini. Hanya selalu
berada di dekatnya sudah cukup membuat bahagia.
Secara garis besar,
lagu ini menceritakan tentang seorang wanita yang sangat mengagumi seorang
lelaki. Awalnya, hatinya merasa kosong, tetapi setelah kehadirannya, lelaki itu
mampu menyentuh hatinya. Tutur katanya, kharismanya, dan pemikirannya yang
membuat wanita ini jatuh hati. Sang wanita sangat terinspirasi pada lelaki ini.
Wanita ini tidak berharap lebih untuk memilikinya, hanya berada di dekatnya
saja sudah cukup.
Setelah kita review
beberapa penggalan lirik lagunya, sekarang saya akan menganalisa lagu ini
berdasarkan efek media pada individu.
Terdapat enam efek media pada individu yang tertulis pada buku “Media
Effect”. Berikut penjelasannya.
- Efek kognitif
Paparan media mampu
memengaruhi pikiran manusia. Pikiran manusia dapat menyerap informasi melalui
proses memori. Saat pertama kali mendengar lagu ini, seseorang akan langsung
mengetahui kalau lagu Jatuh Hati dinyanyikan oleh Raisa. Hal ini dikarenakan
orang ini sudah sangat sering mendengar lagu-lagu Raisa sehingga suara saat
Raisa menyanyi sudah tertanam di dalam memorinya.
Selain itu, tidak
hanya memori dalam mengingat suara Raisa saja, orang juga dapat membangkitkan
memori lama yang sesuai dengan lagu ini ketika mendengarnya. Seperti seseorang
berpikir bahwa lagu ini cocok untuk kisahnya. Namun, setiap orang juga memiliki
interpretasi yang berbeda terhadap lagu ini. Ada yang menganggap lagu ini
menggambarkan tentang rasa kagum yang sangat universal, sedangkan ada pula yang
menilai bahwa lagu ini menggambarkan tentang rasa suka terhadap seseorang.
- Keyakinan
Keyakinan merupakan
meyakini sesuatu adalah nyata atau benar. Selanjutnya, media membuat dan
membentuk keyakinan kita dengan menunjukkan dunia yang lebih dibandingkan apa
yang dilihat langsung oleh kita. Dalam lagu ini, orang dapat meyakini bahwa
lagu ini benar dan nyata adanya karena ia pernah mengalaminya. Mungkin sebagian
orang mengatakan bahwa lagu ini omong kosong terutama pada lirik “ku tak harus
memilikimu…”. Orang-orang tersebut meyakini bahwa jika sudah mengagumi
seseorang maka ia sama saja mencintainya dan terobsesi memilikinya. Namun,
sebagian orang yang lain meyakini bahwa lagu ini sangat nyata dan benar-benar
terjadi karena pernah mengalaminya. Lagu ini juga mampu membentuk keyakinan
kita bahwa rasa jatuh hati berbeda dengan jatuh cinta. Seperti apa yang
dikatakan oleh komunikator (disini sebagai pengarang lagu, Raisa) bahwa jatuh
hati merupakan rasa kagum, sedangkan jatuh cinta merupakan rasa ingin memiliki.
Pesan yang tersirat ini disampaikan melalui lagu agar pendengarnya dapat mampu
menerima dan meyakini hal ini.
- Sikap
Sikap adalah penilaian
terhadap sesuatu. Saat orang mendengarkan lagu Jatuh Hati orang memiliki
penilaian masing-masing. Ada yang menilai bahwa lagu ini sangat enak didengar
dan liriknya pun sangat indah. Namun, ada juga yang menilai bahwa lagu ini
biasa-biasa saja. Semua tergantung kembali pada penilaian orang terhadap lagu
ini. Setiap orang berhak menilai lagu ini.
- Affect
Affect merujuk pada
perasaan dari pengalaman seseorang. Hal ini termasuk emosi dan suasana hati. Emosi
dapat berubah menjadi senang karena saat mendengar lagu ini teringat seseorang
yang dikagumi. Lagu ini pun juga dapat merilekskan pikiran yang sedang jenuh.
Nada-nada yang dilantunkan pun sangat cocok untuk membuat pikiran menjadi
rileks sambal membayangkan jika berada dalam posisi yang digambarkan oleh lagu.
- Efek psikologis
Efek psikologis adalah
respons otomatis tubuh. Ketika mendengarkan lagu ini, kita dapat otomatis
langsung ikut bernyanyi dari awal lagu sampai akhir lagu. Terkadang juga sambil
menutup mata menunjukkan bahwa bernyanyi sambal menghayati lagunya dan
menghentakan kaki. Bisa juga, ketika mendengar lagu ini, jantung dapat
berdebar-debar karena sambil membayangkan seseorang yang dikagumi.
- Kebiasaan
Kebiasaan adalah tipe
yang tergambarkan sebagai aksi yang lahir dari seseorang individu. Ketika
seseorang sangat menyukai lagu ini maka ia bisa selalu mendengar lagu ini di
mana pun dan kapan pun. Bahkan sampai ada yang datang ke mana pun Raisa
manggung hanya untuk mendengarkan Raisa menyanyikan lagu ini.
Untuk analisa
selanjutnya, saya akan menggunakan teori komunikasi massa Uses and
Gratifications. Mengapa? Karena menurut saya, pendengar dapat memilih lagu yang
akan ia dengar, seperti mendengarkan lagu Jatuh Hati ini. Oleh karena itu,
pendengar dapat dikatakan sebagai partisipan aktif sebab pendengar yang memilih
lagu apa yang akan mereka dengarkan sesuai dengan pesan yang mereka butuhkan.
Dalam asumsi
selanjutnya, media digunakan untuk tujuan mendapatkan manfaat. Di sini,
pendengar akan memilih lagu yang akan ia dengarkan agar mendapatkan manfaat
sesuai yang diinginkan. Sebagai contoh, A memilih mendengarkan lagu Jatuh Hati
karena ia ingin merasakan bagaimana rasanya mengagumi seseorang. Namun, B juga
mendengarkan lagu yang sama karena ingin mendengar suara Raisa yang lembut.
Sekian analisa lagu
Jatuh Hati yang dipopulerkan oleh Raisa berdasarkan komunikasi massa baik
dilihat dari efek medianya maupun teori yang saya gunakan untuk menganalisa.
Sumber kutipan:
Source:

Komentar
Posting Komentar